Halaman

Bukan Ketombe Biasa

Kita tentu pernah merasakan gatalnya kulit kepala saat berketombe. Namun bila disertai dengan rontoknya sisik kulit secara terus-menerus jangan anda anggap sepele karena bisa saja itu psoriasis.
PSORIASIS merupakan penyakit peradangan kulit yang bersifat kronis yang disebabkan oleh penyakit autoimun. Penderita psosirasis mengalami proses pergantian kulit yang terlalu cepat. Normalnya sel kulit ari tumbuh dan berganti dalam waktu 28 hari. Namun, akibat gangguan sistem kekebalan, proses itu berlangsung 2-4 hari atau bisa terjadi lebih.

Psoriasis kepala
Psoriasis

Psoriasis tidak hanya menyerang kulit di bagian punggung saja, pada beberapa pasien psoriasis di kulit kepala dapat ditemui berbentuk ketombe. Namun itu bukan ketombe melainkan bagian dari gejala psoriasis di kulit kepala, atau dikenal dengan istilah psoriasis scalp (kulit kepala).

Psoriasis kulit kepala adalah suatu kondisi yang sangat mengganggu penderitanya.Tingkat keparahan dan mengelupasnya dapat bervariasi dari halus seperti serpihan ketombe biasa hingga bercak seperti plakat yang tebal dengan sisik yang lekat. Psoriasis kulit kepala sering melampaui garis rambut dahi sehingga meluas ke kulit wajah, dan juga ke kulit belakang telinga.

Sulit Dibedakan
Apakah ini ketombe biasa atau justru psoriasis, tidak banyak orang yang paham dalam membedakannya.  Betapa sulit membedakan apakah itu ketombe biasa atau psoriasis kulit, mengingat keduanya sering ditemukan di kulit kepala.

Selain itu,keduanya memiliki beberapa tanda dan gejala yang sama, seperti gatal, kulit merah,dan bersisik. Karena umumnya, sisik psoriasis lebih tebal dan lebih kering dibandingkan sisik dermatitis seboroik. Selain itu, psoriasis biasanya mengenai lebih dari satu area tubuh.Jika terdapat psoriasis di kulit kepala, kemungkinan juga akan ditemukan lesi psoriasis ringan di kulit lain, misalnya lutut, siku, tangan atau kaki atau mungkin melihat perubahan kuku halus berupa bintik-bintik (nail pitts). Untuk memastikannya, dermatologis biasanya akan melakukan pemeriksaan (misalnya biopsi kulit) untuk membedakan keduanya agar selanjutnya bisa mendapatkan pengobatan yang tepat.

Tentang alasan hadirnya 'sang ketombe' pada pasien psioriosis, diakibatkan terlalu aktifnya sel- sel kulit pada pasien psoriosis berproliferasi (berkembang biak). Sel-sel kulit pada psoriasis berkembang biak 10 kali lebih cepat daripada kulit normal.

Siklus pergantian kulit yang normal umumnya berlangsung sekitar 27-40 hari. Namun pada pasien psoriasis, siklus ini menjadi jauh lebih cepat. Akibatnya terjadi penumpukan sel kulit mati,yang tampak sebagai sisik.

Penyebab psoriasis belum diketahui, tetapi penelitian menunjukkan kelainan sel darah putih memicu proliferasi sel kulit dan pengelupasan kulit yang cepat. Tidak semua pasien psoriasis memiliki kelainan di kulit kepala. Menurutnya, hanya 50% dari pasien psoriasis yang memiliki psoriasis di kulit kepalanya. Mengenai sebabnya, sejauh ini belum diketahui secara pasti mengapa tidak semua pasien psoriasis memiliki kelainan di kulit kepala.dan juga penyebab pasien tertentu lebih rentan untuk memiliki psoriasis di kulit kepala dibandingkan pasien lain.

Bahaya Bila Dibiarkan
Selain menimbulkan ketidaknyamanan bagi penderitanya, psoriasis di kulit kepala bila tidak diatasi dengan segera akan menimbulkan bahaya serta komplikasi. Pengeluapasan dan sisik yang banyak membuat penderita sulit mengenakan pakaian gelap. Banyak penderita merasa sangat terganggu oleh kondisi yang mereka, dan sering kali merasa rendah diri dan tertekan secara emosional.

Bahkan beberapa pasien kuatir bahwa psoriasis kulit kepala akan menyebabkan kebotakan. Walaupun pada beberapa kasus yang jarang menggaruk berlebihan dapat menyebabkan rambut rontok, untunglah umumnya psoriasis kulit kepala tidak disertai rambut rontok ataupun kebotakan.

Sayangnya, psoriasis kulit kepala tidak dapat dicegah.Yang dapat dilakukan adalah mengobati kelainan yang ada. Langkah lain adalah menggunakan obat-obatan yang memiliki bahan yang sama dengan yang digunakan untuk mengobati psoriasis tubuh, namun dengan jenis sediaan yang berbeda. Krim dan salep berat biasanya terlalu sulit dan lengket untuk diaplikasikan ke kulit kepala, sehingga cairan, busa, shampoo, atau minyak lebih sering direkomendasikan.

Biasanya perawatan psoriasis kulit kepala merupakan pengobatan kombinasi dan jenis pengobatannya terkadang dirotasi oleh karena itu pasien dapat menjadi kurang responsif terhadap pengobatan setelah penggunaan berulang atau jangka panjang.

Pengobatan sistemik umumnya tidak dapat digunakan untuk psoriasis kulit kepala, kecuali psoriasis sedang hingga berat atau sebagai bagian dari pengobatan psoriasis di tempat lain di tubuh. Untuk kasus psoriasis kulit kepala ringan, produk yang mengandung tar dan asam salisilat cukup efektif. Banyak shampoo yang beredar bebas yang mengandung kedua bahan aktif tersebut. Yang harus diperhatikan,shampoo obat dirancang untuk kulit kepala, bukan rambut.

Sementara untuk psoriasis kulit kepala sedang sampai parah, sebaiknya berobat ke dermatologis untuk mendapatkan pengobatan yang sesuai dan efektif. Dermatologis atau dokter ahli kulit akan meresepkan obat topikal (salep/krim/shampoo) yang harus digunakan sesuai petunjuk secara teratur. Bila dibutuhkan, dermatologis juga dapat menambahkan obat oral atau sistemik.

Kadang-kadang dermatologis menyuntikkan obat kortikosteroid pada lesi kulit kepala. Tindakan ini cocok untuk psoriasis kulit kepala yang melibatkan beberapa area. Suntikan steroid diberikan dalam jumlah terbatas karena obat dapat diserap ke dalam tubuh. Bahkan untuk kondisi tertentu, dermatologis juga dapat menyarankan untuk dilakukan terapi berbasis sinar ultraviolet, misalnya PUVA (Psoralen-UltravioletA) atau Laser Excimer. Terapi-terapi tersebut perlu dilakukan secara rutin dan teratur untuk mendapatkan hasil yang maksimal. 

TIPS
1. Gatal sering menjadi masalah bagi mereka dengan psoriasis kulit kepala. Shampoo tar yang dijual bebas dan shampoo yang mengandung mentol bisa membantu mengurangi gatal. Bila gatal sangat mengganggu, umumnya dermatologis meresepkan salep kortikosteroid dan obat antihistamin oral untuk untuk mengurangi gatal-gatal kulit kepala.
2. Psoriasis kulit kepala sering kali sulit diobati dan membutuhkan ketekunan dan kesabaran pasien. Untuk kasus psoriasis kulit kepala membandel,jangan ragu untuk mendiskusikan berbagai pilihan terapi sistemik dengan dermatologis. Karena psoriasis kulit kepala berat yang dibiarkan tanpa terapi, walau¬pun tidak berbahaya dan tidak ada risiko komplikasi, dapat sangat mengganggu kepercayaan diri pa¬sien dan hubungan sosial pasien se¬hari-hari dengan lingkungannya.