Laman

Cara Membersihkan Wajah yang Benar

Meski kebanyakan sudah terbiasa bersentuhan dengan make up, ternyata masih banyak yang belum tahu tentang cara memilih dan memakai pembersih. Bahkan masih ada uang bermalas-malasan membersihkan kulitnya. Membersihkan wajah sepertinya merupakan kegiatan yang sangat mudah. Namun bilsa salah melakukannya, bukannya bersih, wajah anda akan bermasalah. Ini dia cara yang benar membersihkan wajah.

Membersihkan wajah secara benar adalah langkah awal dan krusial dalam merawat kulit wajah. Selain nutrisi produk perawatan kecantikan akan lebih mudah meresap, kulit yang ebrsih dan sehat akan membantu aplikasi riasan wajah semakin lembut hasilnya.

Cara Membersihkan Wajah yang Benar
Cara Membersihkan Wajah yang Benar


Rasa lelah usai beraktifitas, biasanya membuat kita malas membersihkan wajah. kebiasaan tidak baik ini, sebaiknya dihentikan karena menimbulkan kulit kering dan jerawat. Sebab itu, membersihkan wajah disarankan dilakukan secara teratur dua kali sehari, pagi dan malam. Membersihkan wajah sebaiknya dimulai bangun tidur, atau sebelum mandi. Cara ini membantu untuk mengangkat minyak yang keluar dari pori-pori saat kita tidur.

Untuk memastikan wajah bersih menyeluruh, mengandalkan air saja tentu tidak cukup. Kita perlu produk pembersih yang tepat. Aspek ini kurang mendapat perhatian kaum hawa. Padahal pemilihan pembersih yang asal-asalan bukannya membuat kulit bersih, malah kulit jadi bermasalah.

Untuk memilih sabun pembersih wajah yang baik, bisa melihat nomer registrasi dari BPOM, tanggal kadaluwarsa dan kandungan yang ada di dalamnya. Pembersih wajah yang tepat juga harus didasarkan pada tipe kulit wajah yang dimiliki oleh masing-masing individu, apakah tipe klulit berminyak, normal atau kering. Untuk kulit normal, sebaiknya memilih bentuk krim atau liquid yang  mudah larut oleh air, seperti sabun pembersih muka. untuk kulit berminyak pilihlah pembersih yang berlabel oil control atau bebas minyak (oil free). Untuk kulit kering, pilih pembersih dalam bentuk krim dengan kandungan pelembab, dan bebas wewangian. Selain itu juga, bebas sabun alias pilih produk pembersih yang tidak harus dibasuh lagi dengan air. Untuk kulit sensitif, pilih pembersih yang berlabel hypo-allergenic, tak mengandung wewangian dan sabun.

1. Memilih Cleanser
Baca secara teliti kemasannya untuk mendapatkan cleanser yang sesuai dengan jenis kulit. Apakah jenis kulit anda kering, berminyak atau kombinasi?. teliti pula membaca kemasan, berguna agar kulit terhindar dari alergi atau timbul jerawat bila memakai cleanser yang tidka tepat. Cleanser yang tepat adalah cleanser yang setelah digunakan tidak menimbulkan rasa kering dan perih di wajah.

2. Membasahi wajah
Basahi wajah dengan air hangat agar kulit wajah lembab dan pori-pori kulit terbuka. Kemudian basahi telapak tangan dengan air, ambil sedikit cleanser di jari, gosok hingga muncul busa. Secara perlahan, bersihkan wajah sampai ke bagian leher, dengan menggunakan busa tersebut. lakukan dengan gerakan memutar sambil dipijat perlahan untuk mengeluarkan sisa kotoran pada wajah, sekaligus untuk memperlancar peredaran darah.

3. Pembilasan
Bilas wajah dengan menggunakan kain halus yang telah dibasahi air dingin atau bersihkan wajah langsung dengan air dingin. Air dingin berguna untuk menutup pori-pori. Setelah bersih, basuh wajah dan leher dengan handuk yang halus dengan cara menepuknya perlahan-lahan.

4. Menjaga Kelembaban
Terakhir, oleskan moisturizer atau pelembab agar kulit tidak kering.

»»  READMORE...

Bukan Ketombe Biasa

Kita tentu pernah merasakan gatalnya kulit kepala saat berketombe. Namun bila disertai dengan rontoknya sisik kulit secara terus-menerus jangan anda anggap sepele karena bisa saja itu psoriasis.
PSORIASIS merupakan penyakit peradangan kulit yang bersifat kronis yang disebabkan oleh penyakit autoimun. Penderita psosirasis mengalami proses pergantian kulit yang terlalu cepat. Normalnya sel kulit ari tumbuh dan berganti dalam waktu 28 hari. Namun, akibat gangguan sistem kekebalan, proses itu berlangsung 2-4 hari atau bisa terjadi lebih.

Psoriasis kepala
Psoriasis

Psoriasis tidak hanya menyerang kulit di bagian punggung saja, pada beberapa pasien psoriasis di kulit kepala dapat ditemui berbentuk ketombe. Namun itu bukan ketombe melainkan bagian dari gejala psoriasis di kulit kepala, atau dikenal dengan istilah psoriasis scalp (kulit kepala).

Psoriasis kulit kepala adalah suatu kondisi yang sangat mengganggu penderitanya.Tingkat keparahan dan mengelupasnya dapat bervariasi dari halus seperti serpihan ketombe biasa hingga bercak seperti plakat yang tebal dengan sisik yang lekat. Psoriasis kulit kepala sering melampaui garis rambut dahi sehingga meluas ke kulit wajah, dan juga ke kulit belakang telinga.

Sulit Dibedakan
Apakah ini ketombe biasa atau justru psoriasis, tidak banyak orang yang paham dalam membedakannya.  Betapa sulit membedakan apakah itu ketombe biasa atau psoriasis kulit, mengingat keduanya sering ditemukan di kulit kepala.

Selain itu,keduanya memiliki beberapa tanda dan gejala yang sama, seperti gatal, kulit merah,dan bersisik. Karena umumnya, sisik psoriasis lebih tebal dan lebih kering dibandingkan sisik dermatitis seboroik. Selain itu, psoriasis biasanya mengenai lebih dari satu area tubuh.Jika terdapat psoriasis di kulit kepala, kemungkinan juga akan ditemukan lesi psoriasis ringan di kulit lain, misalnya lutut, siku, tangan atau kaki atau mungkin melihat perubahan kuku halus berupa bintik-bintik (nail pitts). Untuk memastikannya, dermatologis biasanya akan melakukan pemeriksaan (misalnya biopsi kulit) untuk membedakan keduanya agar selanjutnya bisa mendapatkan pengobatan yang tepat.

Tentang alasan hadirnya 'sang ketombe' pada pasien psioriosis, diakibatkan terlalu aktifnya sel- sel kulit pada pasien psoriosis berproliferasi (berkembang biak). Sel-sel kulit pada psoriasis berkembang biak 10 kali lebih cepat daripada kulit normal.

Siklus pergantian kulit yang normal umumnya berlangsung sekitar 27-40 hari. Namun pada pasien psoriasis, siklus ini menjadi jauh lebih cepat. Akibatnya terjadi penumpukan sel kulit mati,yang tampak sebagai sisik.

Penyebab psoriasis belum diketahui, tetapi penelitian menunjukkan kelainan sel darah putih memicu proliferasi sel kulit dan pengelupasan kulit yang cepat. Tidak semua pasien psoriasis memiliki kelainan di kulit kepala. Menurutnya, hanya 50% dari pasien psoriasis yang memiliki psoriasis di kulit kepalanya. Mengenai sebabnya, sejauh ini belum diketahui secara pasti mengapa tidak semua pasien psoriasis memiliki kelainan di kulit kepala.dan juga penyebab pasien tertentu lebih rentan untuk memiliki psoriasis di kulit kepala dibandingkan pasien lain.

Bahaya Bila Dibiarkan
Selain menimbulkan ketidaknyamanan bagi penderitanya, psoriasis di kulit kepala bila tidak diatasi dengan segera akan menimbulkan bahaya serta komplikasi. Pengeluapasan dan sisik yang banyak membuat penderita sulit mengenakan pakaian gelap. Banyak penderita merasa sangat terganggu oleh kondisi yang mereka, dan sering kali merasa rendah diri dan tertekan secara emosional.

Bahkan beberapa pasien kuatir bahwa psoriasis kulit kepala akan menyebabkan kebotakan. Walaupun pada beberapa kasus yang jarang menggaruk berlebihan dapat menyebabkan rambut rontok, untunglah umumnya psoriasis kulit kepala tidak disertai rambut rontok ataupun kebotakan.

Sayangnya, psoriasis kulit kepala tidak dapat dicegah.Yang dapat dilakukan adalah mengobati kelainan yang ada. Langkah lain adalah menggunakan obat-obatan yang memiliki bahan yang sama dengan yang digunakan untuk mengobati psoriasis tubuh, namun dengan jenis sediaan yang berbeda. Krim dan salep berat biasanya terlalu sulit dan lengket untuk diaplikasikan ke kulit kepala, sehingga cairan, busa, shampoo, atau minyak lebih sering direkomendasikan.

Biasanya perawatan psoriasis kulit kepala merupakan pengobatan kombinasi dan jenis pengobatannya terkadang dirotasi oleh karena itu pasien dapat menjadi kurang responsif terhadap pengobatan setelah penggunaan berulang atau jangka panjang.

Pengobatan sistemik umumnya tidak dapat digunakan untuk psoriasis kulit kepala, kecuali psoriasis sedang hingga berat atau sebagai bagian dari pengobatan psoriasis di tempat lain di tubuh. Untuk kasus psoriasis kulit kepala ringan, produk yang mengandung tar dan asam salisilat cukup efektif. Banyak shampoo yang beredar bebas yang mengandung kedua bahan aktif tersebut. Yang harus diperhatikan,shampoo obat dirancang untuk kulit kepala, bukan rambut.

Sementara untuk psoriasis kulit kepala sedang sampai parah, sebaiknya berobat ke dermatologis untuk mendapatkan pengobatan yang sesuai dan efektif. Dermatologis atau dokter ahli kulit akan meresepkan obat topikal (salep/krim/shampoo) yang harus digunakan sesuai petunjuk secara teratur. Bila dibutuhkan, dermatologis juga dapat menambahkan obat oral atau sistemik.

Kadang-kadang dermatologis menyuntikkan obat kortikosteroid pada lesi kulit kepala. Tindakan ini cocok untuk psoriasis kulit kepala yang melibatkan beberapa area. Suntikan steroid diberikan dalam jumlah terbatas karena obat dapat diserap ke dalam tubuh. Bahkan untuk kondisi tertentu, dermatologis juga dapat menyarankan untuk dilakukan terapi berbasis sinar ultraviolet, misalnya PUVA (Psoralen-UltravioletA) atau Laser Excimer. Terapi-terapi tersebut perlu dilakukan secara rutin dan teratur untuk mendapatkan hasil yang maksimal. 

TIPS
1. Gatal sering menjadi masalah bagi mereka dengan psoriasis kulit kepala. Shampoo tar yang dijual bebas dan shampoo yang mengandung mentol bisa membantu mengurangi gatal. Bila gatal sangat mengganggu, umumnya dermatologis meresepkan salep kortikosteroid dan obat antihistamin oral untuk untuk mengurangi gatal-gatal kulit kepala.
2. Psoriasis kulit kepala sering kali sulit diobati dan membutuhkan ketekunan dan kesabaran pasien. Untuk kasus psoriasis kulit kepala membandel,jangan ragu untuk mendiskusikan berbagai pilihan terapi sistemik dengan dermatologis. Karena psoriasis kulit kepala berat yang dibiarkan tanpa terapi, walau¬pun tidak berbahaya dan tidak ada risiko komplikasi, dapat sangat mengganggu kepercayaan diri pa¬sien dan hubungan sosial pasien se¬hari-hari dengan lingkungannya.

»»  READMORE...

Mengenal Kosmetik Halal

SEJAUH ini, produk halal dianggap masyarakat hanya sebatas produk makanan. Nyatanya, kosmetik bagi masyarakat muslim sebaiknya juga tak luput dari perhatian. Bagaimana tidak, seperti halnya produk makanan, kosmetik juga bisa masuk ke dalam mulut (vitamin) atau sekedar menempel di kulit. Ini, menurutnya harus benar-benar diperhatikan karena berkaitan dengan najis dan syarat sah ibadah bagi kaum muslim.

Di era kemajuan teknologi ini.sedikit sekali produk-produk kosmetik yang sudah mendapat sertifikat halal. Bahan yang berasal dari tumbuhan pada dasarnya halal, tetapi jika berasal dari hewan maka masih harus dikaji apakah hewan dan prosesnya itu halal atau tidak. Begitu juga dengan penggunaan organ manusia, berdasarkan fatwa MUI nomor 2/monasVI/MUI2000 memutuskan kosmetik yang berasal dari organ manusia hukumnya haram.

Menurut K.H Ali Mustofa Yacub, M.A, Ketua Komisi Fatwa MUI walaupun bahan-bahan yang ditambahkan jumlahnya sedikit, meskipun telah diolah sedemikian rupa jika berasal dari hewan haram/najis maka haram/najislah seluruhnya.

Mengenal Kosmetik Halal


Bukan Produk Kecantikan Saja
Kosmetika menurut The United Federal Food Drug, and Cosmetic Act (FFDCA, FDCA) adalah produk kecuali sabun untuk dipaparkan ke tubuh manusia dengan tujuan membersihkan, mempercantik, meningkatkan daya tarik atau mem-perbaiki penampilan. Yang termasuk kosmetik adalah pembersih (sampo, sabun mandi, pembersih wajah), pelembut/perawatan (lotion, pelembab, sun block, produk scrub, bleaching cream, dll), aksesoris dan dekorasi (bedak, lipstik, eyeshadow,spray, deodorant, parfum, dll) dan odifikasi yang bisa merubah bentuk (cream pemutih wajah, penghilang keriput,dll).

Fakta Kosmetik
Faktanya sebagian besar produk kosmetik yang beredar belum jelas kehalalalnya. Ini dibenarkah oleh Direktur LPPOM MUI, Ir. Lukmanul Hakim, MSi, produk yang telah memiliki label halal dari LPPOM MUI nyaris bisa dihitung jari,yaitu kurang dari 5 persen.

Kosmetik masih belum dianggap sebagai kebutuhan primer saja, meskipun secara pengeluaran kosmetik lebih banyak dibanding pengeluaran untuk pangan. Selain itu, minimnya pengetahuan mereka tentang pentingnya halal juga menjadi alasan produk sebuah kosmetik tidak terdaftar kehalalannya
.
Jumlah perusahaan kosmetik yang telah mendapatkan sertifikasi halal dari LPPOM MUI 2008 berdasarkan data Perkosmi ( Persatuan perusahaan Kosmetik) adalah 23 perusahaan (3%) dari sekitar 744 perusahaan kosmetik. Survey yang dilakukan oleh Jurnal Halal menyebutkan poduk kosmetikyang telah mendapat sertifikat halal kurang dari 5 persen dari 60 merek kosmetik terkenal. Sisanya 95% (57 merek) belum jelas aspek halalnya.

Kosmetik & Kandungannya
Secara umum kosmetika dibuat dari bahan/zat aktif dan aditif (bahan tambahan) yang bisa berasal dari tumbuhan, hewan, sintetik kimiawi, mikroba, maupun jaringan/organ tubuh manusia. Sumber bahan baku tersebut memiliki titik kritis sendiri, kecuali produk sintesik.Tapi bukan berarti semuanya tidak halal, harus ditelusuri bahan dan juga prosesnya halal atau tidak.

Sementara, beberapa bahan kosmetik yang dapat/mungkin berasal dari hewan antara lain:
Kolagen berasal dari jaringan ikat kulit hewan (babi, biri-biri, sapi dan kambing); dipakai untuk produk anti ageing, lipstick, hand and body lotion dan perawatan kulit agar lebih halus, putih, dan lentur. Dari informasi yang didapat kolagen terbaik dan sering digunakan dalam kosmetik berasal dari babi.
Elastin adalah komponen jaringan ikat pada kulit selain kolagen; bertanggung jawab terhadap elastisitas jaringan ikat. Bersama kolagen dipakai untuk produk perawatan kulit dan rambut.
Plasenta (ari-ari) adalah media yang berkembang dalam rahim selama masa kehamilan yang berfungsi memberikan nutrisi dari induk kepada embrio. Plasenta akan keluar bersamaan dengan lahirnya bayi. Sumber plasenta dari manusia dan hewan (sapi, kambing, biri- biri,domba,dan babi)Jika menggunakan produk yang menggunakan plasenta manusia sebagai salah satu bahannya, tentu menjadi kanibalisme yang sudah diharamkan dalam Islam. Sedangkan jika plasenta hewan maka harus diketahui apakah hewan tersebut hewan yang halal atau tidak.
Keunggulan plasenta adalah mampu memperbaiki elastisitas kulit, mengurangi tanda-tanda penuaan, dan menjadikan kulit awet muda juga mengurangi pigmentasi dan flek-flek hitam pada wajah, memutihkan dan menghaluskan kulit, menjadikannya tampak segar dan lembut. Beberapa produk yang menggunakan plasenta adalah hand and body lotion, sabun mandi, plasenta serum gold, whitening lotion, dll.
Lemak dan turunannya, berbagai macam lemak yang berasal dari hewan. Diolah dengan teknologi pemisahan menjadi produk-produk lauric acid, stearic acid,gliserin, GMS, cetyl ale, glycolic acid, palmitic acid, dll. Sering digunakan pada produk lotion, sunblock, whitening lotion, dll.
Wax (lilin) berasal dari serangga, ikan dan tumbuhan; member efek glossy (mengkilap) digunakan untuk lipstik dan perawatan rambut.

Petunjuk Halal
1. Pilihlah kosmetik yang bersertifikat halal MUI.
2. Bahan kosmetik yang bersal dari tumbuhan pada dasarnya halal.
3. Baca ingredientdi label,jika berasal dari hewan maka harus dikaji sumber hewannya, halal atau haram dan proses penyembelihannya apakah sesuai dengan syariat Islam atau tidak.
Allantoin, membantu kelembaban dan kelembutan kulit serta anti iritasi. Allantoin cair dapat ditemukan pada janin makhluk hidup, air seni anjing, benih gandum,cacing tanah, dan komponen organic lainnya. Zat furunan allantoin melemui Aluminiumchlorhydroxy Allantoinate, Aluminiumdihydroxy Allantoinate, Allantoin N Acetyl DL Methionine dll. Biasanya digunakan dalam produk deodorant, anti iritasi pada perawatan kulit,moisturizing cream and lotion, pasta gigi,produk skin care dan anti dandruff pada shampo.
Gliserol, senyawa kimia dari hidrolisis lemak/minyak bisa berasal dari hewan/tumbuhan, sintetik kimia, produk mikrobial. Biasanya digunakan dalam produksabun. Gliserin membantu kelembaban dan kelembutan kulit. Produk yang menggunakan gliserin antara lain hand body lotion, sunblock, skin freshener, dan pasta gigi. Pembentukan gliserin bisa melibatkan enzim yang berasal dari hewan yang harus diwaspadai aspek kehalalannya.
Vitamin, terdapat beberapa vitamin yang mempunyai sifat tidak stabil, sehingga harus distabilkan dengan bahan penstabil.Bahan yang sering dipakai diantaranya adalah gelatin (yang berasal dari babi dan sapi), karagenan,gum,atau padi termodifikasi. Penambahan vitamin biasanya untuk produk perawatan kulit dan rambut.
Hormon: estrogen, ekstrak timus dan melanin berasal dari hewan yang harus diteliti kehalalannya. Hormon memberi hasilyang lebih memuaskan,member kesan pengguna lebih muda, lebih cantik, lebih segar, dan kulit lebih lembut.
Cairan Anmion: Cairan yang berada di sekitar janin. Efeknya membantu melembabkan, melembutkan, menghaluskan kulit/mirip dengan plasenta.Bisa berasal dari babi dan sapi. Digunakan pada pelembab, lotion rambut, pewarna kulit dan sampo.
Botox: Botolinum toxin tipe A, protein kompleks yang dihasilkan oleh bakteri Clostridium botulinum. Botox biasanya digunakan untuk mengurangi produksi keringat bagi penderita hiperhidrosis. Proses pembuatan botox menggunakan serum albumin (hewan atau manusia) sebagai bahan pelarutnya.
Lanolin: minyak atau lemak biasanya berasal dari hewan. Digunakan untuk produk lotion, whitening cream, dan member efek glossy pada lipstick. Perlu dikaji asai hewannya halal atau haram termasuk proses penyembelihannya sesuai syariat Islam atau tidak.
Sementara bahan-bahan kosmetik yang berasal dari manusia, antara lain:
Keratin, berasal dari rambut manusia, digunakan untuk pewarna rambut.
Albumin, berasal dari serum darah manusia. Banyak digunakan untuk pelarut bahan aktif kosmetika seperti botox.
Plasenta.
Asam Hialuronat berfungsi sebagai penjaga kesehatan kulit terdapat pada cairan mata dan tali janin, terdapat pada produk whitening cream dan perawatan kulit.

»»  READMORE...

Kiat Cantik Saat Hamil

Sebelumnya, merias diri atau pun pergi ke salon kecantikan menjadi agenda rutin. Namun saat hamil, masih amankah ritual merawat tubuh dan kecantikan itu dilakukan?

Meski banyak yang mengatakan, perempuan hamil terlihat cantik secara alami, namun tak jarang yang ingin melakukan serangkaian perawatan kecantikan, entah itu di rumah ataupun ke salon kesayangan. Namun, banyak yang khawatir jika cara, alat dan bahan yang digunakan untuk perawatan dapat membahayakan ibu dan sang janin. Mitos seputar cacat lahir karena ibu hamil melakukan perawatan kecantikan beredar di masyarakat. Perawatan kecantikan pada ibu hamil tidak menuntut adanya perawatan khusus, tetapi sebaiknya menghindari perawatan atau zat-zat yang mempengaruhi struktur dan fungsi kulit. Segala sesuatu yang menyebabkan rasa nyeri dan efek kejut saat menjalani terapi perawatan kulit juga sebaiknya dihindari karena dapat berefek kontraksi pada otot rahim,

Kiat Cantik Saat Hamil
Kiat Cantik Saat Hamil

.
Selain itu ada beberapa hal yang perlu diwaspadai wanita hamil saat melakukan perawatan tubuh dan kencantikan. Agar tetap tampil cantik saat hamil, baca panduan berikut: 


Beberapa perawatan kecantikan yang boleh selama hamil.

1. KRIM KULIT
Krim kulit dapat membantu meningkatkan percaya diri dan membantu anda merasa 'bercahaya' sepanjang kehamilan. Keamanan krim kulit ini tergantung dari kandungannya. Jika dari herbal misalnya aloe vera, maka aman digunakan. Pelembab-pelembab herbal yang mengandung alfahidroksi acid dibawah 5 % pun dapat digunakan.

2. PEMBERSIH WAJAH, BEDAK, LULUR 
Membersihkan wajah dengan pembersih, penyegar, scrub, cleansing milk, atau astringen juga boleh. Justru ibu hamil dianjurkan untuk rajin membersihkan muka agar tetap cerah dan terawat. Menggunakan masker dan bedak juga tidak masalah.

3. LIPSTIK
Pilihlah lipstik dari yang terbuat dari bahan alam yang akan membuat Anda terlihat cantik dan merasa aman.

4. CREAMBATH, HAIR MASKER
Umumnya aman, pilihlah yang kandungannya terbuat dari herbal.

5. FACIAL DAN LULUR
Tidak masalah untuk dilakukan selama hamil. Hanya sebaiknya beritahukan kepada petugas facial/lulur bahwa Anda sedang hamil. Hindari facial yang menggunakan hantaran listrik dan efek kejut serta ingatkan petugas agar jangan terlalu keras melakukan ekstraksi komedo. Karena nyeri yang diakibatkan hal-hal tersebut dapat membuat kontraksi pada otot rahim. Tetapi massage wajah dan anggota tubuh selain perut boleh dilakukan. 

6. MANICURE DAN PEDICURE 
Aktivitas menikur dan pedikur seperti menggunting dan merawat kuku diperbolehkan pada ibu hamil, tetapi dianjurkan untuk menggunakan peralatan pribadi. Jadi hindari menggunakan peralatan-peralatan salon. Karena kita tidak bisa menjamin bahwa alat-alat tersebut aman dan steril dari kuman pemakai sebelumnya. Anjuran ini bukan hanya untuk ibu hamil, tapi konsumen secara umum.


Ada beberapa perawatan kecantikan yang sebaiknya dihindari selama hamil.
Berikut di antaranya:

1. BLEACHING
Jika  terbiasa memutihkan kulit di tubuh, mungkin sebaiknya berhenti selama kehamilan, walau hingga saat ini belum ada fakta yang menunjukkan penggunaan pemutih dapat menyebabkan bayi cacat saat lahir. 

2. PERONTOK BULU 
Masih belum ada kepastian apakah hal itu boleh dilakukan atau tidak selama hamil.Tetapi bisa menyebabkan nyeri dan efek kejut sehingga bisa merangsang kontraksi. Dan beberapa bahan/kandungan dari krim yang digunakan ada yang tidak dianjurkan untuk ibu hamil. 

3. MENGECAT RAMBUT 
Ketika mengecat rambut, ada kemungkinan bahan kimia terserap di dalam kulit kepala. Mungkin pernah terdengar mitos bahwa mengecat rambut saat hamil bisa menyebabkan cacat bawaan. Faktanya,, keamanan mengecat pada ibu hamil masih dipertanyakan. Beberapa bahan ada yang berbahaya, walau ada beberapa yang aman, misalnya merk pewarna rambut yang kandungannya berasal dari herbal. Tetapi kita tidak bisa menjamin produk tersebut asli dan mumi dari herbal sehingga sebaiknya ibu hamil tidak mengecat rambutnya.

4. BOTOX
Botox juga harus dihindari karena mengganggu struktur dan fungsi kulit. Kebanyakan dokter beranggapan bahwa suntikan botox untuk wajah akan beredar ke dalam aliran darah dan membahayakan bayi. Namun demikian sifat dasar botox adalah racun. Sebaiknya, tunda melakukannya hingga melahirkan.

5. MESOTERAPI
Mesoterapi adalah memasukkan suatu bahan ke dalam subkutan, yaitu suntikan dosis rendah melalui kulit. Dalam dunia kedokteran, bukti ilmiah manfaat mesoterapi masih belum kuat. Jadi efektivitas mesoterapi untuk konsumen umum saja belum pasti, apalagi untuk ibu hamil.

6. WAXING
Saat hamil, pertumbuhan rambut sebagian wanita semakin cepat. Rambut tidak hanya tumbuh dengan cepat di ketiak, pergelangan tangan, atau kaki, melainkan juga perut dan wajah. Waxing menjadi hal pertama yang dipikirkan. Waxing akan lebih menyakitkan jika dilakukan selama kehamilan, sehingga sebaiknya tidak dilakukan.


Kosmetik Aman Untuk Ibu Hamil

Tidak hanya makanan saja yang perlu diperhatikan oleh bumil, penggunaan kosmetik juga akan berpengaruh kepada janin. Yang perlu diperhatikan dalam memilih kosmetik yang aman selama kehamilan adalah pastikan tidak menggunakan campuran bahan kimia atau vitamin yang dapat merusak struktur dan fungsi kulit. Tetapi bila mengalami jerawat yang agak parah dan membandel, dokter biasanya memberi antibiotik yang aman, misal eritromisin.

Berikut ini adalah beberapa bahan kosmetik yang harus dihindari karena tidak jelas apakah produk ini aman atau tidak.

Asamretinoat
Bahan ini merupakan bentuk vitamin A yang digunakan untuk mengobati jerawat dan digunakan untuk pengelupasan kulit mati. Dosis tinggi vitamin A telah terbukti dapat mengganggu perkembangan bayi.

Parabens
Ini adalah bahan pengawet yang sangat umum digunakan dalam banyak produk perawatan kulit. Penelitian klinis mulai menunjukkan adanya hubungan bahan ini dengan efek buruk pada sistem reproduksi bayi laki-laki.

Asam Salisilat(BHA atau beta hydroxy acid)
Bahan ini dapat ditemukan dalam produk yang digunakan untuk mengobati jerawat, dan mencegah antipenuaan. Sebab, komplikasi pada kehamilan muncul pada perempuan yang meminum aspirin, dan karena asam salisilat merupakan bagian dari keluarga aspirin maka ini sebaiknya dihindari.

Accutane
Ini pengobatan oral untukjerawat sebaiknya tidak digunakan sama sekali selama kehamilan. Sebab berisiko janin cacat lahir yang serius dan kemungkinan kehilangan janin.

Kortikostreroid
Krim topikal ini, misal hidrokortison, tidak dianjurkan untuk digunakan mengobati jerawat
Yang perlu diingat,ketika ragu, sebaiknya selalu merujuk kepada dokter untuk informasi lebih lanjut tentang keamanan dari setiap produk kecantikan atau perawatan ketika hamil. Atau, lebih baik menghindarinya daripada mengambil risiko yang dapat membahayakan bayi dalam kandungan.

»»  READMORE...